Pendidikan bagi suatu negara sangat penting, maju atau tidaknya suatu
negara tergantung kepada pendidikanya. Jika kualitas pendidikanya dan
teknologinya bagus dan berkualitas negara tersebut dapat digolonglan
negara maju tetapi jika kualitas pendidikanya buruk dan tekhnologi
kurang negara tersebut perlu untuk memperbaiki kualitas pendidikanya dan
digolongkan negara berkembang dan/ negara miskin. Setiap warga negara
wajib mengikuti pendidikan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, baik
itu jenjang
pendidikan usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi.
pendidikan usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi.
Pengertian Pendidikan
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Pendidikan adalah proses
pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha
mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan; proses,
cara, perbuatan mendidik. Referensi: http://kamusbahasaindonesia.org/pendidikan/mirip#ixzz2i7EZ8RWJ
Pendidikan Anak Usia Dini
Berdasarkan hasil penelitian, sekitar 50% kapabilitas kecerdasan pada
orang dewasa, terjadi ketika anak memasuki usia 4 tahun. Sekitar 30%
perkembangan pesat terjadi pada umur 8 tahun, dan mencapai puncak anak
pada umur 18 tahun. Setelah mereka dewasa perkembangan kecerdasan tidak
terjadi lagi. Riset tersebut menunjukkan perkembangan yang terjadi pada
usia 4 tahun pertama sama besarnya dengan yang terjadi pada kurun waktu
14 tahun selanjutnya.
Pendidikan anak usia dini adalah pendidikan sebelum jenjang
pendidikan dasar, pendidikan anak usia dini merupakan upaya pembinaan
yang ditujukan bagi anak sejak lahir hingga anak berusia enam tahun.
Pendidikan anak usia dini memberikan rangsangan yang bertujuan untuk
membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani serta rohani anak, dan
mempersiapkan anak untuk melanjutkan ke tingkat selanjutnya.
Pada masa ini guru akan mengajarkan kemampuan bersosialisasi dan jugaa menghadapi problem solving.
Pada usia dini inilah anak dapat dibentuk dengan pendidikan yang baik.
Pendidikan ini akan memengaruhi kehidupan sehari-hari anak. Bagi
orangtua; pendidikan anak usia dini adalah investasi terbaik orangtua
kepada anaknya.
Tujuan Utama Pendidikan Anak Usia Dini.
Tujuan utama pendidikan anak usia dini adalah membentuk anak
agar tumbuh sebagai anak yang berkualitas. Anak yang berkualitas ialah
anak yang tumbuh sesuai tahap perkembangan dan sesuai dengan umurnya.
Pendidikan anak usia dini juga akan membantu anak untuk melanjutkan
pendidikan ke tingkat dasar. Selanjutnya membantu anak menyiapkan dan
mencapai kesiapan belajar di sekolah.
Pendidikan anak usia dini melibatkan pertumbuhan dan perkembangan
motorik halus dan kasar serta kecerdasan yang melibatkan daya pikir,
daya cipta, kecerdasan emosi, dan kecerdasan spiritual. Bentuk
penyelenggaraan tersebut berupa perkembangan yang berhubungan dengan
sikap, perilaku, agama, bahasa, dan komunikasi.
Pada pendidikan usia dini yang biasa disebut PAUD, anak
akan mendapatkan bekal menjadi pribadi yang mandiri. Dengan kemandirian
tersebut anak akan kuat dalam bersosialisasi, percaya diri, memiliki
rasa ingin tahu yang besar, bisa mengambil ide yang baik, mengembangkan
ide yang ia miliki, cepat beradaptasi, memiliki semangat belajar yang
tinggi dan kreatifitas yang tinggi.
Manfaat PAUD.
Berikut beberapa manfaat mengikuti pendidikan anak usia dini.
1. Sangat bermanfaat bagi perkembangan fisik anak.
Hal-hal yang dilakukan oleh anak di sekolahnya(PAUD) ialah bermain,
bermain akan meningkatkan kemampuan gerak motoriknya. Perkembangan
motorik ini akan melatih anak melakukan berbagai gerakan,
gerakan-gerakan inilah yang akan dikontrol oleh otak anak.
2. Sangat bermanfaat perkembangan emosi anak.
Anak akan belajar menyayangi teman, orangtua, guru, orang terdekat
lainya. Pada paud anak akan belajar untuk berbagi rasa kepada anak-anak
ketika bermain dan belajar bersama. Ketika bermain akan ada perebutan
mainan antara anak-anak, ketika anak tidak mendapatkan mainan tersebut
anak akan menangis, hal itu wajar karena mereka baru mengenali dan
mengembangkan emosinya.
3. Mengenal suatu hal.
Dalam mengenal suatu hal anak memiliki kemampuan ranah kognitif, anak
mulai mengenal dan memahami informasi dalam bentuk lisan, tulisan, dan
isyarat.
4. Perkembangan Sosial.
Anak akan berlatih bersosial, seperti berkanalan diri, bersapa dengan
teman, bermain bersama, interaksi dan komunikasi antar mereka akan
terjalin.
5. Anak akan Kreatif
Anak akan mulai untuk menciptakan hal baru, disini peran guru sangat
besar, guru mengajarkan kepada anak untuk berkreaasi dan menunjukkan
bakat-bakat sejak dini. Kreatif anak akan terungkap ketika anak
menggambar dan mewarnai.
Semoga bermanfaat. Ayo orang tua ajak anak belajar di PAUD !


Tidak ada komentar:
Posting Komentar